Pastikan Kualitas SDM Unggul, Mahasiswa Polbangtan Kementan Jalani Ujian PKL

0
99

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) semester 7 program studi Teknologi Benih (TB) dan Agribisnis Hortikultura (AH) mengikuti ujian Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan secara daring dan luring.

Ujian ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan PKL yang diselenggarakan selama 3 bulan terhitung sejak tanggal 1 Oktober lalu hingga 31 Desember 2021. PKL merupakan salah satu proses yang harus dilalui mahasiswa vokasi pertanian sebelum lulus.

Bambang Sudarmanto, Direktur Polbangtan YoMa, menjelaskan bahwa Kurikulum Pendidikan vokasi memang lebih banyak menitikberatkan praktek, sehingga mahasiswa lebih banyak kita arahkan untuk praktek langsung di Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKER).

“Setiap mahasiswa Polbangtan harus menguasai lapangan. Oleh karena itu mereka wajib untuk praktek langsung ke DUDIKER. Pada semester 3, 5, dan 7 mereka wajib melaksanakan kegiatan magang dan PKL,”jelas Bambang.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mengharapkan lulusan Polbangtan Kementan memiliki kompetensi yang lengkap.

“Pendidikan vokasi harus  menciptakan generasi milenial yang memiliki kompetensi dan mampu bekerjasama dengan orang lain. Memiliki sifat kritis baik pada dirinya, dengan lingkungan dan semua masalah yang dihadapi namun tetap sejalan dengan jiwa kebangsaan dan yang paling penting adalah berfikir kreatif untuk berinovasi dengan meningkatkan literasi tentang sektor pertanian, manajemen keuangan, orientasi pasar dan sarana prasarana melalui dunia digital,” ujar SYL.

Pernyataan SYL ini didukung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi. Mahasiswa Polbangtan sebagai representasi Petani Milenial diharapkan mampu meneruskan tongkat estafet pembangunan pertanian.

Pada periode ini para mahasiswa tersebar ke puluhan titik lokasi di Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Nusa Tenggara. Mahasiswa yang telah melakukan PKL ini diuji dengan beberapa pertanyaan untuk mengukur capaian kompetensi.

“Untuk program studi TB capaian kompetensi yang dituju yaitu produksi benih, uji benih, dan pemasaran benih. Mahasiswa dipersilahkan untuk memilih salah satu tema tersebut selama PKL,”terang Budi Wijayanto, selaku salah satu Dosen Pembimbing PKL Prodi TB.

Selanjutnya dari PKL ini, mahasiswa diharapkan sudah mendapat gambaran untuk menyusun tugas akhir. “dari hasil PKL ini mereka bisa melanjutkannya sebagai tema Tugas Akhir sehingga hasil penelitiannya lebih terarah dan berkualitas,” sambung Budi.

TINGGALKAN PESAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda disini