Pelaksanaan ujian Kompetensi yang diselenggarakan selama dua hari sejak Selasa,(29/6) dan berahir pada Kamis,(31/6) itu telah diikuti dengan tertib oleh 33 orang Mahasiswa. Ujian yang dilaksanakan merupakan uji kompetensi ahli.
Ujian kompetensi merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilalui oleh peserta didik untuk memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian. Dan peserta didik yang dinyatakan lulus, akan diberikan sertifikat kompetensi yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah memenuhi kriteria kompeten dalam bidang keahlian yang digelutinya. Adapun bentuk uji kompetensi tersebut berupa; ujian tulis, praktek dan portofolio kegiatan penyuluhan pertanian.

Selama ujian berlangsung, beberapa peserta tampak terlihat tegang. Bahkan Parsono salah seorang mahasiswa asal Kabupaten Sambas Kalimantan Barat mengaku sempat grogi menghadapi penguji, “Walaupun sudah terbiasa ngomong di lapangan, tapi tetap saja ada rasa tegang saat menghadapi pertanyaan penguji” paparnya sembari tersenyum.
Sementara itu, menurut Plh.Pembantu Ketua III Cucuk Redono,SP.,MP. ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus terkait dengan pelaksanaan ujian kompetensi tersebut. “ Dari sekian peserta yang mengikuti ujian, ada beberapa orang yang saya lihat agak berat untuk dapat menyelesaikan ujian, dan ini tugas Jurusan untuk segera menghendel” paparnya disela-sela memberikan sambutannya pada rapat persiapan wisuda. [JK]
